Selasa, 24 Februari 2015

Mitos Penyebab Usus Buntu

Mitos Penyebab Terjadinya Usus Buntu

  • Menelan Biji Jambu dan Biji Cabai
Banyak orang yang khawatir tentang konsumsi biji pada jambu dan cabai. Mereka meyakini bahwa jika biji jambu dan juga cabai tidak mampu dicerna dengan baik oleh pencernaan dan khawatir jika biji yang masuk ke pencernaan tersebut akan masuk pada organ usus buntu (sekum) dan dapat menyebabkan peradangan. Namun, pada kenyataanya biji jambu dan juga biji cabai yang masuk kedalam pencernaan tidak ada kaitannya dengan munculnya peradangan pada usus buntu.
Itu sebenarnya hanyalah mitos, namun apakah biji jambu atau cabai bisa tersangkut dipencernaan? Bisa saja, akan tetapi biji tersebut biasanya akan keluar kembali berbarengan dengan kotoran atau fases.
  • Berlari Setelah Makan
Banyak orang yang percaya bahwa lari setelah makan dapat menyebabkan peradangan pada usus buntu, pada kenyataanya memang berlari setelah makan akan menyebabkan rasa sakit pada bagian perut, sehingga banyak orang yang menyimpulkan bahwa berlari setelah makan dapat menjadi penyebab radang usus buntu. Anggapan tersebut kurang cepat, ini dikarenakan perasaan sakit yang muncul diakibatkan oleh sirkulasi darah yang menuju bagian usus dialihkan pada otot. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa sebelum melakukan olahraga tidak disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang berat.
  • Tiduran Setelah Makan
Seringkali setelah makan dan perut terasa kenyang, seseorang ingin sekali merebakan badan. Sehingga mungkin ada orang yang akan menegur ketika melakukan kebiasaan ini karena dianggap bisa menimbulkan penyakit pada usus buntu. Namun, hal sebenarnya yang akan terjadi jika seseorang merebahkan diri setelah makan yaitu naiknya asam lambung dan tidak menimbulkan peradangan pada usus buntu.
  • Mengkonsumsi Makanan Pedas
Anggapan bahwa mengkonsumsi makanan pedas dapat mengakibatkan usus buntu sebenarnya hanyalah mitos, karena secara langsung tidak ada kaitannya antara mengkonsumsi makanan pedas dengan munculnya usus buntu adalah terjadinya radang atau infeksi yang disebabkan oleh bakteri.
  • Menahan BAB
Banyak juga orang yang beranggapan bahwa menahan BAB merupakan hal yang berkaitan dengan terjadinya peradangan usus buntu, namun ternyata pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar karena antara BAB dengan peradangan pada usus buntu tidak ada kaitannnya secara langsung. Meskipun begitu, penyebab radang usus buntu diakibatkan oleh fases atau kotoran yang membantu dalam sekum. Sehingga untuk menjaga agar tetap sehat maka sangat dianjurkan untuk meningkatkan konsumsi syuran sehingga fases (kotoran) yang ada dalam pencernaan dapat keluar dengan lancar dan tak membantu dalam usus buntu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar