Pemicu Migrain
Salah satu cara untuk menghindari serangan
migrain
adalah dengan mengetahui apa saja penyebab serangan. Maka penting untuk
mengetahui pemicu yang dapat menyebabkan serangan migrain. Menghindari
pemicu berarti memperbesar kemungkinan terkena migrain. Beberapa pemicu
dari migrain antara lain:
-
Perubahan hormon estrogen
Hormon estrogen yang banyak terdapat pada wanita dapat memicu migrain.
Khususnya pada saat jumlah estogen sedang tidak stabil, misalnya pada
saat sebelum dan selama masa haid, selama masa kehamilan, penggunaan
alat kontrasepsi atau jika sedang menjalani terapi hormon.
-
Stimulasi indra tubuh
Cahaya yang terlalu terang, suara yang terlalu keras,atau bau tertentu
yang sangat menyengat seperti bau parfum dan asap rokok dapat menjadi
pemicu.
-
Perubahan cuaca
Perubahan cuaca yang ekstrem atau tidak menentu serta perubahan tekanan udara dapat menjadi pemicu migrain.
-
Jadwal tidur yang tidak biasa
Jika pola tidur Anda tidak seperti biasanya. Misalnya, jangka waktu
tidur yang sebentar bahkan tidur terlalu lama bisa membuat Anda
mengalami migrain. Jika Anda baru berpergian, jet lag juga dapat menjadi penyebabnya.
-
Kelelahan
Berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang lebih berat dari biasanya dapat memperbesar kemungkinan terkena migrain.
-
Makanan dan Minuman
Kandungan yang terdapat pada makanan dan minuman dapat menjadi pemicu. Minuman beralkohol seperti bir dan wine
atau kandungan kafein yang terdapat pada kopi sebaiknya dihindari.
Mengkonsusmsi coklat, keju tua, makanan yang banyak mengandung MSG atau
pengawet juga merupakan pemicu migrain.
Pemicu
yang ditampilkan diatas adalah beberapa pemicu umum, tetapi tidak
menjamin merupakan pemicu dari migrain Anda karena pemicu migrain pada
tiap orang bisa saja berbeda. Untuk dapat mengetahui apa pemicu migrain
Anda, buatlah catatan tentang kapan migrain menyerang, apa yang Anda
makan atau minum, kegiatan apa yang dilakukan sebelum Anda mengalami
migrain. Catatan dibuat setiap kali migrain menyerang. Dengan
menganalisa catatan, diharapkan bisa diketahui apa pemicu migrain Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar